Jakarta – Polri bersama Basarnas, TNI AL, KSOP, pemerintah daerah, serta seluruh unsur terkait terus memperkuat operasi pencarian dan evakuasi terhadap penumpang KM Virgo Transport 8. Upaya pencarian dilakukan secara terpadu dengan mengerahkan personel, kapal, helikopter, serta dukungan tim kesehatan dan Disaster Victim Identification (DVI).
Berdasarkan data sementara, sebanyak 243 orang berada di dalam kapal. Dari jumlah tersebut, 125 orang telah berhasil dievakuasi, terdiri dari 124 orang selamat dan satu orang meninggal dunia, sementara 118 orang lainnya masih dalam pencarian.
Dalam rangka memperkuat operasi SAR, Polri memberangkatkan tiga Kapal Polisi menuju lokasi, yakni KP Laksmana-7012 dengan jarak sekitar 80 NM, KP Ibis-6001 sekitar 103 NM, dan KP Manyar-5003 sekitar 200 NM. Ketiga kapal tersebut bergabung dengan unsur SAR lainnya untuk memperluas cakupan pencarian dan mempercepat proses evakuasi.
Operasi juga didukung oleh dua unit helikopter, personel Basarnas, KSOP, Polairud, TNI AL, serta tim kesehatan yang disiapkan untuk memberikan pertolongan dan penanganan terhadap korban yang berhasil ditemukan.
Selain pencarian di lapangan, Polri menyiapkan enam Posko DVI di wilayah Jawa Timur dan Kalimantan Selatan untuk mendukung proses identifikasi korban sekaligus memberikan pelayanan dan pendampingan kepada keluarga yang menunggu informasi terkait keberadaan kerabatnya.
Polri memastikan seluruh unsur terkait akan terus melakukan pencarian dan memberikan upaya terbaik dalam proses penyelamatan serta penanganan korban. Operasi SAR dilakukan dengan mengedepankan keselamatan, kemanusiaan, dan koordinasi lintas instansi.
