Denpasar Selasa, 3 Maret 2026 – Chairul Islam selaku Ketua Partai Masyumi Bali melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pemaparan kepada jajaran struktur organisasi Partai Masyumi Bali terkait pentingnya pencegahan dan kewaspadaan terhadap bahaya penyebaran paham radikalisme. Dalam kegiatan tersebut disampaikan bahwa organisasi politik maupun organisasi kemasyarakatan harus memiliki komitmen kuat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, moderasi beragama, serta menolak segala bentuk ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam pemaparannya, Chairul Islam juga menekankan bahwa partai politik sebagai wadah aspirasi masyarakat memiliki kerentanan untuk disusupi oleh oknum maupun kelompok tertentu yang memiliki kepentingan ideologis maupun politik. Penyusupan tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk membangun opini negatif, memecah belah internal organisasi, hingga dijadikan sarana melakukan black campaign terhadap pihak atau kelompok tertentu dalam dinamika politik.
Selain itu, selaku Ketua Partai Masyumi Bali, Chairul Islam mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota untuk tetap menjalin komunikasi serta bekerja sama dengan Polda Bali dan seluruh unsur terkait dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas). Ia juga mengimbau agar seluruh kader Partai Masyumi Bali turut berperan aktif dalam menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif menjelang pelaksanaan hari besar keagamaan, khususnya Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah Bali.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut diharapkan seluruh struktur organisasi Partai Masyumi Bali dapat meningkatkan kewaspadaan, memperkuat soliditas internal organisasi, serta menjaga agar partai tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin menyusupkan paham radikal maupun kepentingan politik tertentu yang dapat merusak citra organisasi serta berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Bali.
